Seorang pemuda duduk termenung
diatas sebuah karang memandang indahnya tiga batas dunia. Daratan, lautan dan
angkasa raya. Apa yang sedang ia pikirkan???
“Jatuh”, kata-kata itulah yang sedang ia pikirkan.
Sekilas, kata-kata itu terlihat
sepele. Namun kemudian kata-kata itu berubah menjadi sesuatu yang membingungkan
ketika harus dihubungkan dengan ke-tiga batas dunia tersebut.
Banyak tanda tanya yang terlintas
dalam pikirannya. Apakah ketika kita jatuh, berarti kita mendapatkan musibah?
Ataukah sebaliknya, yaitu kita mendapatkan anugerah?
Semua itu tergantung dari mana dan
kemana kita jatuh. Tidak semua “Jatuh” itu adalah musibah.
Ketika kita berada di angkasa dan
kemudian jatuh ke daratan, mungkin itulah yang disebut musibah. Tapi ketika
kita berada di darat dan kemudian jatuh ke dalam laut, maka kita akan mendapati
dunia baru yang indah. Ikan yang berenang kesana kemari, terumbu karang yang
menari-nari diatas permukaan pasir, dan masih banyak lagi hal-hal baru yang
bisa kita dapati.
Tentunya dari sekilas cerita
diatas, Anda bisa menyimpulkan sendiri. Bahwa ada kalanya kita harus menjaga
diri kita agar jangan sampai terjatuh. Tapi ada kalanya juga kita jangan takut
terjatuh untuk mendapatkan hal-hal yang baru.
Salam damai, Tanto Al Washburn.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar